Tuesday, February 6, 2007

狐假虎威 Hu Jia Hu Wei


有一天,老虎捉到了一只狐狸,要吃掉它. 狐狸连忙说:”你不能吃我,我是天派统治百兽的.你要是持了我, 就违扛天帝的命令. 如果你不信,就跟我到山林里走一趟, 看百兽见了我是不是很害怕.” 老虎想一下儿.它有一点儿不相信. 它要亲眼看是不是狐狸说得对. 它就跟在狐狸的后面走进山林.

百兽见了果然都纷纷逃命.老虎以为百兽真的害怕狐狸而不知道是害怕自己. 终是它就把狐狸给放走了.

“狐假虎威”这个成语表示: 倚仗别的人的势力去吓唬人或者欺压人.


Basking in Reflected Glory


A big tiger caught a fox in the forest and was just about to eat it. But suddenly the fox said,” wait a minute! You must not eat me! I was sent by Heaven to rule the animals. How dare you want to me! You must know by eating me, you will violate the command of Heaven. If you don’t believe me, just follow me to see whether the animals are afraid of me.” The tiger thought for a while. Then, he tiger decided to follow the fox and prove his words. Of course, the animals were afraid to the tiger, not the fox. But the tiger thought they were afraid of the fox, so he let the fox go. He did not realize that it was him that the animals were really afraid of. “Hu Jia Hu Wei” means a fox borrows the tiger’s power or influence. It means: relying on another’s power to bully or frighten others.

Hu Jia Hu Wei


Seekor macan berhasil menangkap rubah di hutan. Pada saat ia hendak memakan rubah, sang rubah dengan gagah berkata,” Tunggu sebentar! Kamu tidak boleh memakanku! Saya adalah utusan langit. Saya diutus untuk memerintah dunia binatang. Kau musti tahu dengan memakanku, kau akan melanggar perintah dewa. Jika kau tidak percaya, ikuti saja aku dan kau akan lihat betapa takutnya binatang-binatang yang lain kepadaku!” Sang macan bingung mendengarnya.”Baru kali ini ada rubah begitu sombongnya”pikirnya “Hm,mungkin dia bicara benar. Tapi lebih baik lihat dulu apakah perkataannya benar. Aku akan ikuti dia. Bila benar semua bintang takut padanya, aku tidak akan menganggunya. Tapi bila tidak, akan kumangsa dia saat itu juga.” Sang macan lalu memutuskan untuk mengikutinya menuju ke dalam hutan. Tentu saja semua binatang semua lari ketakutan melihat mereka. Mereka takut kepada sang macan, bukan kepada rubah. Tetapi macan berpikir bahwa binatang-binatang tersebut takut kepada rubah. Jadi, ia memutuskan untuk membiarkan rubah pergi. “Hu Jia Hu Wei” berarti Bagaikan rubah meminjam pangaruh atau kekuatan macan. Hal ini untuk menunjukkan seseorang yang menggunakan pengaruh orang lain untuk menakuti atau menggertak seseorang.

NOTES:
Hal ini lazim digunakan di seluruh dunia. Mungkin contoh yang paling terkenal adalah pada zaman orde baru dimana Anak-anak mantan Presiden Suharto semua memanfaatkan nama besar Sang Ayah untuk kepentingan pribadinya. Atau contoh yang lain, seorang tentara yang memanfaatkan KTA(kartu tanda anggota) untuk kepentingan pribadi, misalnya naik bis tidak bayar. “Hu jia Hu wei” bisa berarti positif atau negatif. Semua tergantung pada “si rubah” atau “tergantung konteks”. Bila dia memanfaatkannya untuk kepentingan umum atau untuk kebaikan, why not? Tapi bila ia memanfaatkannya secara membabi buta dan menganggu kepentingan orang lain, jadinya ya negatif.

Bigoo


1 comment:

Sandra Agustina said...

Artikel yang sangat bagus sobat. Motivasi sobat sangat berguna untuk saya yang kurang percaya diri dalam menghadapi orang lain. kata kunci ku